Tidak Waras Karena Patah
Semua luka adalah sama Seperti pasrah namun resah Seperti kaki yang berdiri di atas kaki gunung yang curam Seperti di tepian dermaga yang kemudian dihantam ombak begitu dahsyat Aduhai nestapa Hidup bagai tak punya arah Mata tertutup Telinga tertutup Tak jemu menjelma bisu dan tuli Sedang ia manusia utuh Sayang, ia sedang tidak waras Bahkan diguncang lindu pun ia takkan terasa Sampai burung-burung bernyanyi Sampai rumput-rumput menari Ia beku bagai manusia terkena hipotermia di ujung kutub tak berpenghuni Ia mematung bagai manusia tersengat panas yang teramat di tengah savana tanpa petunjuk jalan Semesta mendekap Ia nanar dengan pandangan kosong Yang lalu dan yang akan datang Mengoyak-ngoyak akal pikiran Mengambil langkah? Sia-sia, ia sedang tak waras Celingukan bak tersesat di hutan rimba Ketakutan Tapi betah saja berdiam diri Meski tahu, untuk menemukan, ia harus bergerak Menatap ke depan, mengikuti cahaya Tapi juga harus waspada Tak semua cahaya menunt...