Posts

Featured Post

Tidak Waras Karena Patah

Image
Semua luka adalah sama Seperti pasrah namun resah Seperti kaki yang berdiri di atas kaki gunung yang curam Seperti di tepian dermaga yang kemudian dihantam ombak begitu dahsyat Aduhai nestapa Hidup bagai tak punya arah Mata tertutup Telinga tertutup Tak jemu menjelma bisu dan tuli Sedang ia manusia utuh Sayang, ia sedang tidak waras Bahkan diguncang lindu pun ia takkan terasa Sampai burung-burung bernyanyi Sampai rumput-rumput menari Ia beku bagai manusia terkena hipotermia di ujung kutub tak berpenghuni Ia mematung bagai manusia tersengat panas yang teramat di tengah savana tanpa petunjuk jalan Semesta mendekap Ia nanar dengan pandangan kosong Yang lalu dan yang akan datang Mengoyak-ngoyak akal pikiran Mengambil langkah? Sia-sia, ia sedang tak waras Celingukan bak tersesat di hutan rimba Ketakutan Tapi betah saja berdiam diri Meski tahu, untuk menemukan, ia harus bergerak Menatap ke depan, mengikuti cahaya Tapi juga harus waspada Tak semua cahaya menunt...

Sampai Aku Terhempas

Dihunus sampai ke ulu hati Dihujam sampai ke pangkalnya Nada-nada dering adalah kidung rindu Syahdu sembari mengadu Udara-udara adalah napasnya Yang kauhirup sepenuhnya Sedang aku tersesak-sesak Melambai-lambai tapi tak pernah sampai Oktober, 2018

Apa Kau Tahu?

Andai kautahu Bahwa ada wanita yang begitu mencemaskanmu melebihiku Mungkin kau takkan tega menyayat hatinya dengan cara melukis kecewa padaku Adalah ibuku yang mencemaskanmu Juga adalah ayahku yang mengkhawatirkanmu September, 2018

Jangan Suruh Aku Pergi

Kalau kausuruh aku menunggu Sudah pasti akan kutunggu Kalau kausuruh aku pergi Aku takkan Biar saja di sini, meski sendiri Biar kautahu Bahkan aku akan bertahan Meski tahu kau sedang berkelana Mungkin karena kau butuh itu Mungkin karena kau ingin itu Langit tahu kemana angin meniup dedaunan Seperti malam tahu langit akan gelap Tapi esok, kupastikan akan kembali terang Jangan tersesat! Biar terang menuntunmu pulang : kepadaku September 2018

Mudah Dirasa Sulit Dikata

Mengapa kita sulit berkata Sedang kita mudah merasa? Haruskah satu di antara kita gugur dulu? Baru setelahnya menyadari Bahwa kita saling butuh untuk tetap ada Saling rindu tapi disulut ego September 2018

Bagaimana Kita Seharusnya?

Dan terik membakar rindu Tetapi awan tampak syahdu Mendung Mungkin hujan berhenti di pelupuk mata Tak pernah kurasakan dilema sehebat ini Resah seluar biasa ini Sepi dan ramai adalah sama Pikirku seperti pohon rindang bercabang Berlari ke ujung sana, menghampiri ke ujung lainnya Kuingin kaudengar rintihku Dengar deru bahagiaku Tenangkan setiap kalutku Dan kau selalu berhasil! Bagaimana? Sebab sekarang, aku benar-benar dilema Pada kau, kuingin berbagi Pada kau, kuingin ditenangkan Sedang kita selalu punya ketakutan yang sama Padahal kita tahu Kita butuh pemanis di antara pahit Butuh penghangat di antara hujan lebat Barangkali juga butuh petromax di antara gelap Bagaimana kita seharusnya? : Barangkali yang kita perlu adalah duduk dan bicara September 2018

Sampai Kita Lupa

Kelak ada masanya Kita ditawan rindu Ditikam air mata Dibekap kebekuan Kita nikmati lara Sampai tiba masa Kita lupa pernah lara Kita lupa pernah luka Kita hanya ingat Kemarin, hari ini dan esok Hati bisa saja tidak sama September, 2018